Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

"SABAR ADALAH SOLUSI DARI SETIAP MASALAH"

Terkadang kita lupa bahwa kita sesama manusia itu hakikatnya sama, yakni menjadi hamba terbaik dan mempersembahkan yang terbaik demi mempersiapkan kehidupan selanjutnya setelah kematian. Bermacam-macam status sosial dan jabatan antar manusia, kiranya memang menjadi pembeda di mata manusia. Namun, status kita dihadapan Allah SWT itu semuanya sama. Yang membedakan kita satu sama lain adalah Taqwa. Di setiap kehidupan manusia pasti akan selalu ada masalah yang hadir menjadi pewarna dan menjadi penguji kesabaran kita yang tentunya di setiap masalah akan ada banyak beragam cara orang menyikapinya. Namun, sabar adalah solusi dari setiap masalah yang ada. Dengan sabar, kita belajar menjadi seseorang yang selalu ingat kepada sang Pencipta. Dengan sabar, kita mengerti apa artinya kita hidup. Dengan sabar, kita terhindar menjadi seseorang yang terlihat buruk didepan orang banyak. Karena kesabaran tentunya bisa meredam keluarnya amarah yang tak ada manfaatnya. Mulailah untuk selalu ber...
Konsep dan Praktik Pendidikan, Abdullah Said, Pesantren Hidayatullah.  Sumber utama kemerosotan umat Islam zaman ini ada pada tidak berjalannya pendidikan keimanan secara benar, sehingga syahadat yang semestinya menghantarkan umat ini pada kecintaan ilmu dan jihad menjadi tergerus sedemikian rupa. K.H. Abdullah Said Pendiri dan pimpinan Pondok Pesantren Hidayatullah merupakan penggagas konsep atau ide pendidikan yang bersumber dari al-Qur’ân surah-surah pendek yang pertama turun secara sistematis, menunjukkan bahwa keimanan merupakan hal pokok yang wajib dimiliki oleh setiap muslim karena keimanan yang kuat dan jelas maka seorang muslim akan memiliki mentalitas kokoh yang melahirkan satu kesadaran tauhid yang mendorong jiwa dan raga secara totalitas untuk mengabdi hanya kepada Allah swt. Oleh karena itu penelitian ini bermaksud (1) mendeskripsikan konsep konsep pendidikan K.H. Abdullah Said dalam pengembangan pondok pesantren Hidayatullah Balikpapan dan (2) mendeskripsikan pra...